Mengenal Dan Belajar Cara Budidaya Biji Kacang Hijau Yang Benar

Posted on

Kacang Hijau – merupakan jenis tanaman yang berasal dari suku polong-polongan (Fabaceae) yang dikenal luas di daerah tropis. Kacang hijau ini memiliki nama latin Vigna Radiata atau banyak dikenal dengan sebutan kacang ijo oleh masyarakat Indonesia.

Tanaman kacang hijau memiliki banyak kandungan sumber protein nabati dan mineral yang termasuk fosfor dan kalsium sehingga dapat menguatkan tulang. Biji kacang hijau juga rendah lemak sehingga tidak akan mudah bau apabila dibuat makanan atau minuman. Maka dari itu, kacang hijau ditempatkan pada urutan legum yang terpenting setelah kedelai dan kacang tanah.

Tumbuhan kacang hijau dikenal sebagai salah satu tanaman penutup tanah yang banyak dibudidayakan sejak bertahun-tahun lalu di daerah Bangladesh dan negara-negara lain seperti Asia, Amerika, Afrika, dan juga Australia.

Pohon tumbuhan kacang hijau bisa tumbuh optimal pada daerah yang tanahnya memiliki pH 6-7, memiliki tekstur tanah liat yang bertepung serta mempunyai aerasi dan drainase yang baik. Kacang hijau biasa tumbuh di daerah yang temperaturnya 25-35 derajat celcius dan memiliki kelembaban udara kurang lebih 50-89%.

Budidaya kacang hijau tidak begitu sulit karena pada dasarnya menanam tumbuhan kacang hijau bisa dilakukan oleh siapa saja. Apabila masyarakat memiliki tekat dan kemauan untuk belajar budidaya kacang hijau, pasti bisa menghasilkan kacang hijau yang berkualitas.

Untuk kalian yang ingin tahu cara menanam kacang hijau dengan baik dan benar, simak artikel ini sampai selesai!

Klasifikasi Biji Kacang Hijau

biji kacang ijo sudah kering siap panen
biji kacang ijo sudah kering siap panen

Kacang hijau merupakan salah satu tanaman semusim yang berumur pendek(kurang lebih 60 hari). Dalam dunia tumbuh-tumbuhan, tanaman ini diklasifikasikan seperti berikut ini:

Kingdom                        :  Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom                   : Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi                   : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi                              : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas                              : Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas                       : Rosidae
Ordo                               : Fabales
Famili                              : Fabaceae (suku polong-polongan)
Genus                             : Phaseolus
Spesies                           : Phaseolus radiatus L.

Tanaman kacang hijau berbatang tegak dengan ketinggian sangat bervariasi, antara 30-60 cm, tergantung varietasnya. Cabangnya menyamping pada bagian utama, berbentuk bulat dan berbulu. Warna batang dan cabangnya ada yang hijau dan ada yang ungu. Daunnya trifoliate (terdiri dari tiga helaian) dan letaknya berseling. Tangkai daunnya cukup panjang, lebih panjang dari daunnya. Warna daunnya hijau muda sampai hiaju tua. Bunga kacang hijau berwarna kuning, tersusun dalam tandan, keluar pada cabang serta batang, dan dapat menyerbuk sendiri. Polong kacang hijau berebntuk silindris dengan panjang antara 6-15 cm dan biasanya berbulu pendek. Sewaktu muda polong berwarna hijau dan dan setelah tua berwarna hitam atau coklat.a

Pemenuhan Syarat Tanam

biji kacang hijau sudah tua
biji kacang hijau sudah tua

Sebelum dilakukan penanaman, perlu juga kita mengetahui syarat tanam apa saja yang harus kita penuhi agar tanaman biji kacang hijau bisa tumbuh subur dan menghasilkan biji yang berkualitas.

  1. Biji kacang hijau bisa tumbuh di daerah dataran rendah mulai 500 mdpl.
  2. Kacang hijau tumbuh di daerah tropis
  3. Bibit kacang hijau membutuhkan tanah dengan pH sekitar 5-6
  4. Apabila tanahnya bersifat asam atau pHnya dibawah 5, maka bisa dilakukan pengapuran dengan menggunakan dolomit dengan takaran 1 ton untuk 1 hektar.
  5. Tanaman kacang hijau menyukai tanah yang gembur dan unsur hara yang cukup.
  6. Bisa menggunakan lahan bekas sawah atau lahan lama.

Cara Menanam Biji Kacang Hijau

pohon kacang hijau siap panen
pohon kacang hijau siap panen

Persiapan Lahan

Sebelum dilakukan penanam, sangat perlu sekali untuk dilakukan persiapan lahan terlebih dahulu. Persiapannya adalah dengan membersihkan rumput liar atau gulma. Selain itu perlu juga tanah dicangkul sedalam 15 hingga 20 cm supaya tanah bisa gembur.

Persiapan selanjutnya adalah membuat bedengan dengan lebar kurang lebih 100 cm, tingginya 50 cm dan untuk panjangnya bisa disesuaikan dengan kondisi lahan. Salah satu hal yang tidak boleh tertinggal adalah saluran drainase di antara bedengan dengan jarak kurang lebih 100 hingga 200 cm.

Pemilihan Benih

Faktor terpenting dalam penanaman adalah pemilihan bibit berkualitas agar biji kacang hijau yang dihasilkan juga berkualitas. Selain itu, bibit kacang hijau yang berkualitas juga membantu memudahkan kita untuk melakukan perawatan pertumbuhannya.

Apabila tanah atau lahan yang sudah disiapkan belum pernah ditanami biji kacang hijau, maka yang harus dilakukan adalah inokulasi. Caranya adalah dengan membasahi biji kacang hijau dengan air dan kemudian dianginkan selama 4 jam hingga benih kacang hijau berkecambah.

Penanaman Biji Kacang Hijau

Ketika bibit sudah muncul kecambah, maka bisa mulai dilakukan penanaman ke dalam lubang yang telah dibuat sebelumnya. Setiap lubang isi dengan 2 hingga 4 benih biji kacang hijau. Pastikan benih yang dimasukan tadi dalam kondisi berkecambah yang baik dan sehat.

Setiap lubang tadi diisi lagi dengan pupuk urea atau PPc dan pupuk organik yang bisa membantu pertumbuhan dan perkembangan biji kacang hijau tadi. Setelah itu jangan lupa untuk memadatkan tanah supaya tanaman kacang hijau tidak mudah terserang hama penyakit.

Penyiraman

Penyiraman pada benih cukup penting supaya tanaman kacang hijau bisa mendapatkan nutrisi yang cukup. Apabila lahan tempat Anda menanam lembab, Anda bisa melakukan penyiraman satu hari sekali.

Namun apabila tanah tempat Anda menanam cukup kering, penyiraman bisa Anda lakukan pada pagi dan sore hari untuk memastikan tanaman kacang hijau mendapatkan asupan air yang cukup.

Penyulaman

Saat kacang hijau memasuki masa tanam 15-20 hari, maka Anda harus melakukan penyulaman. Anda harus menyortir mana saja tanaman kacang hijau yang tidak tumbuh dengan sempurna dan segera menggantinya dengan benih baru supaya saat panen semua tanaman bisa tumbuh dengan merata.

Penyiangan

Gulma dan rumput liar yang tumbuh di sekitar tanaman akan mengganggu pertumbuhan kacang hijau, karena akan menyerap semua nutrisi yang dibutuhkan kacang hijau untuk tumbuh dengan baik. Lakukan proses penyiangan ini mulai tanaman berusia 15-30 hari.

Pemupukan

Pupuk dibutuhkan tanaman kacang hijau supaya pertumbuhannya tetap terjaga. Pada masa ini Anda bisa melakukannya bersamaan dengan menanam benih atau pada saat tanaman akan berbunga, biasanya 1 bulan setelah masa tanam.

Dosis pupuk yang diberikan adalah:

  • Urea 50kg untuk setiap 1 hektar lahan.
  • TSP 100kg untuk setiap 1 hektar lahan.
  • KCL 50kg untuk setiap 1 hektar lahan.

Tahap Panen

panen biji kacang hijau
panen biji kacang hijau

Kacang hijau biasanya masuk ke dalam masa panen setelah berusia 60 sampai 80 hari setelah masa tanam. Ciri ciri tanaman kacang hijau yang siap panen adalah denngan polong yang mulai mengering dan gampang pecah.

Anda dapat melakukan panen setiap hari, setelah Anda memetik polong lakukan penjemuran hingga polong menguning supaya biji kacang hijau dapat terlepas dengan mudah dari polong nya.

 

Demikian artikel tentang biji kacang hijau yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Semoga artikel ini bisa memberika panduan yang baik dan mudah dimengerti.

Sekian dan terima kasih.

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *