banner 300x280

Tata-Tata Cara Menanam Bayam dengan Baik dan Benar

42 views
example banner

Bayam – Adalah tanaman hijau bernama latin Amaranthus yang biasa dikonsumsi bagian daunnya. Tanaman bayam berasal dari Amerika tropik dan kini sudah menyebar ke seluruh dunia. Bayam ini dikenal sebagai sayuran sumber zat besi yang penting untuk tubuh.

Tanaman bayam adalah salah satu tanaman yang mudah tumbuh pada semua jenis tanah, termasuk juga di daerah Indonesia yang memiliki curah hujan dan kesuburan yang cukup. Jadi bayam bisa tumbuh subur di daerah-daerah yang dirasa tepat.

Selain itu, cara menanam bayam terbilang cukup mudah, bisa dilakukan oleh siapa saja bahkan untuk para pemulapun bisa. Apabila lahan yang tersedia rasanya terbatas, maka bisa pula tanaman bayam ditanam di dalam polybag.

Salah satu tempat yang baik untuk menanam bayam adalah di daerah dataran tinggi. Walaupun begitu, bayam juga tidak boleh berada tempat yang anginnya terlalu kencang. Angin kencang bisa merobohkan pohon bayam ketika tanaman bayam sudah mulai tinggi.

Selain itu, bayam juga membutuhkan cukup sinar matahari yang artinya bahwa bayam itu tidak bisa tumbuh apabila derdampingan dengan tanaman lain yang lebih tinggi.

Klasifikasi Tanaman Bayam

bibit bayam siap tanam

bibit bayam siap tanam

Berikut adalah klasifikasi ilmiah tanaman bayam:

Kingdom : Plantae
Divisi : Magnoliophyta
Kelas : Magnoliopsida
Ordo : Caryophyllales
Famili : Amaranthaceae
Sub famili : Amaranthoideae
Genus : Amaranthus
Spesies : Amaranthus Sp

Cara Menanam Bayam

cara menanam bayam hingga panen

cara menanam bayam hingga panen

Dalam menanam bayam, kita juga perlu untuk mengetahui cara-cara yang benar agar hasilnya juga memuaskan. Pastikan lakukan langkah-langkahnya dengan benar.

Pembibitan

Cara memanam bayam yang baik adalah dengan menggunakan bibit yang baik pula. Standartnya adalah dengan menggunakan bibit unggul yang memiliki kualitas yang baik. Dengan cara menanam bayam yang seperti, maka kemungkinan besar yang akan didapat adalah tanaman bayam yang berkualitas pula.

Apabila kalian ingin membeli bibit, pastikan dulu bibit yang kalian beli adalah bibit yang sehat, tidak mudah terserang hama, dan bisa berkecambang diatas 90%. Tahapan cara menanam bayam yang inilah yang sangat penting, karena akan sangat berpengaruh pada hasilnya.

Pemilihan Tanah

Setelah persiapan benih, tahap cara menanam bayam adalah dengan menyiapkan lahan atau tanah. Tanah yang baik digunakan adalah tanah yang pHnya 6 hingga 7 atau biasa disebut dengan netral.

Untuk mengetahui apakan tanah itu netral, kita bisa menggunakan alat khusus pengecek pH tanah atau menggunakan bahan yang ada di sekitar kita, seperti kertas lakmus, kunyit, dan kubis merah.

Kunyit dan juga kubis merah bisa digunakan untuk membantu pengecekan pH, namun sedikit kurang efektif. Maka dari itu, lebih disarankan untuk menggunakan kertas lakmus atau dengan alat khusus pengecek pH tanah.

Cara mengetahi pH tanah dengan kertas lakmus adalah dengan mencampurkan segenggam tanah dengan air bersih hingga benar-benar tercampur. Kemudian diamkan campuratan tanah dan air tadi hingga mengendap dan terpisah. Biasanya akan terpisah antara air dengan tanah setelah sekitar 15 hingga 30 menit.

Ketika sudah terpisah baru masukan kertas lakmus kedalam air tersebut dan pastikan kertas lakmusnya tidak menyentuh tanah. Biarkan 1 menit dan angkat. Perhatikan perubahan warnanya dan bandingkan dengan range pH yang tertera pada bungkus kertas lakmus. Apabila sesuai maka tanah bisa diunakan untuk menanam bayam.

Penyemaian

cara menyemai bibit tanaman bayam

cara menyemai bibit tanaman bayam

Sebelum ditanam, bibit hendaknya disemai terlebih dahulu. Tanah yang digunakan menggunakan campuran dari tanah dan pupuk pupuk dengan menggunakan perbandingan 1:1. Untuk penyemaiannya bisa dilakukan dengan cara berikut:

  1. Tanam bibit di media penyemaian yang sudah disiapkan dan kemudian tutup kembali dengan tanah yang sama
  2. Pastikan selalu memperhatikan pengairannya
  3. Ketika daun sempurnya sudah muncul, maka bibit siap dipindahkan ke media tanam aslinya.

Proses Penanaman Bayam

Setelah media tanah dan bibit sudah siap, maka siapkan lubang tanam untuk tempat menaruh bibit bayam tersebut. Pindahkan bibit kedalam luang dengan hati-hati agar bibit tidak rusak.

Masukan bibit bayam ke dalam lubang dan tutup dengan tanah hingga batas batang bibit. Jangan lupa untuk sedikit memadatkan tanahnya untuk membantu memperkuat bibit tersebut.

Penanaman ini lebih baik dilakukan pada awal musim penghunjan agar bibit bayam bisa mendapat suplay air yang cukup. Apabila ingin menanam diluar musim ini, kalian bisa dengan merutinkan penyiraman agar kebutuhannya tetap terpenuhi.

Untuk cara menanam bayam dalam polybag, bisa menggunakan campuran tanah dan juga pupuk. Pindahkan bibit bayam ke dalam polybag yang sudah diisi sedikit media tanam, kemudian tutup dengan media tanamnya lagi dan pastikan tidak sampai polybag penuh. Setelah ditanam berikan pengairan dengan air atau dengan larutan EM4.

Proses Perawatan

Cara menanam bayam yang selanjutnya adalah dengan memberikan perawayan yang cukup dan sesuai dengan kebutuhan tanaman bayam tersebut. Perawatan yang diperlukan pada cara menanam bayam ini adalah sebagai berikut:

Pengairan

Tanaman bayam membutuhan pengairan yang cukup. Sehingga pengairan hendaknya dilakukan secara rutin. Apabila tanaman bayam kekurangan air, maka bayam akan kering kerena kekurangan asupan.

Pengairan tanaman bayam biasanya dilakukan rutin setiap pagi dan sore hari sesuai dengan keadaan tanah. Apabila sore hari hujan, maka cukup di pagi hari saja.

Pemupukan

Pemberian pupuk dalam cara menanam bayam ini akan lebih baik apabila menggunakan pupuk alami, baik pupuk kompos maupun pupuk kandang. Apabila terpaksa tidak ada, bisa menggunakan pupuk kimia.

Pemberian pupuk organik dan non organik harus dilakukan sesuai dengan jenis bayam yang ditanam. Cara pemberian pupuk untuk bayam adalah dengan cukup menyebarnya diatas tanah dan kemudian disiram dengan menggunakan air.

Penyulaman

Lakukanlah penyulaman dapa tanaman bayam yang pertumbuhannya kurang bagus pada 7 hari terakhir setelah penanaman. Hal ini ditujukan untuk memberikan pencegahan dini terhadap persebaran hama penyakit pada tanaman bayam. Segerakan untuk mengganti bayam yang rusak akibat hama penyakit dengan tanaman bayam yang baru.

Pemangakasan/Penyiangan

Membersihkan tanaman pengganggu adalah salah satu hal yang harus dilakukan karena apabila ada tanaman pengganngu tumbuhan bayam akan terganggu pertumbuhannya. Apabila tumbuhan pengganggunya sudah hilang, maka bibit akan tumbuh lebih cepat dan lebih berkualitas.

Untuk pemangkasan atau penyiangan ini sendiri, bisa dilakukan secara manual dengan mencabut menggunakan tangan atau bisa dengan bantuan cangkul.

Tahap Panen

sayur bayam siap panen

sayur bayam siap panen

Jenis bayam cabut bisa mulai dipanen pada saat memasuki umur 20 hingga 25 hari setelah penanaman. Bisa juga dilihat dari tinggi batangnya, sekitar 20 cm dari permukaan tanah.

Cara memanen bayam cabut adalah dengan mencabut tanaman bayam sampai ke akar-akarnya. Setelah itu akarnya dibersihkan dan baru bisa dikonsumsi.

Sedangkan untuk memanen bayam petik adalah dengan memetik batang tanaman bayam. Bayam ini bisa mulai dipetik ketika sudah memasuki usia ke 30 hingga 40 hari setelah tanam.

Pemanenan bisa dilakukan pada pagi atau siang hari untuk menghindari cuaca yang panas dan agar bayam tidak mudah layu. Saat sudah tiba masa panennya, maka diharapkan untuk melakukan pemanenam secara rutin setiap 4 hari sekali sambil menunggu bibit yang lain siap di panen.

 

Demikian artikel cara menanam bayam kali ini. Semoga bisa diterima dengan mudah dan bisa bermanfaat untuk kita semua.

Sekian dan terima kasih.

 

Leave a reply "Tata-Tata Cara Menanam Bayam dengan Baik dan Benar"

Author: 
author