banner 300x280

Tips Budidaya Tanaman Strawberry Berbuah Lebat

5 views
example banner

Tanaman Strawberry –¬†adalah jenis buah yang sangat dikenal di berbagai negara. Buah strawberry memiliki bentuk yang unik dan memiliki rasa yang asam, manis, serta segar. Dari hal-hal tersebut menjadikan buah strawberry ini sebagi buah unggulan yang banyak disukai.

Buah dari tanaman strawberry bisa langsung dikonsumsi ketika sudah matang, dan bisa juga dijadikan sirup, jus, selai dan compote strawberry. Strawberry ini memiliki nama latin Fragaria ananassa dan pertama kali ditemukan di negara Chili.

Karena masyarakat banyak yang menyukai buah strawberry, akhirnya perkembanyan pohon strawberry meningkat sangat pesat dan mulai menyebar hingga ke Indonesia. Di negara Indonesia sendiri buah strawberry adalah buah yang sangat dicari untuk dikonsumsi. Tidak heran apabila permintaan strawberry di pasaran sangat meningkat setiap tahunnya.

Untuk pembudidayaan tanaman strawberry sendiri tidaklah terlalu rumit apalagi jika menggunakan bolybag karena perwatannnya hampir sama dengan yang ditanam di pekarangan atau lahan. Seperti tidak ada matinya, buah yang memiliki rasa asam ini sangat banyak dibudidayakan oleh para petani buah.

Penasaran bagaimana cara pembudidayaannya?

Simak artikel ini baik-baik!

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan

buah strawberry merah

buah strawberry merah

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum dilakukan pembudidayaan tanaman strawberry agar bisa tumbuh dan berbuah dengan maksimal.

Iklim

  1. Tanaman strawberry akan bisa tumbuh dengan maksimal apabila hidup didaerah dengan curah hujan 600 hingga 700 mm/tahun
  2. Strawberry membutuhkan cahaya atau penyinaran matahari sekitar 8 hingga 10 jam per harinya.
  3. Buah strawberry merupakan jenis buah-buahan tropis yang bisa beradaptasi dengan baik di daerah dataran tinggi tropis yang temperaturnya sekitar 17-20 derajat celcius.
  4. Tingkat kelembaban yang baik untuk tanaman strawberry adalah sekitar 80 hingga 90%.

Media Tanam

  1. Tingkat keasaman (pH tanah) yang pas dan ideal untuk budidaya tanaman strawberry di lahan adalah 5,4 hingga 7,0 dan untuk budidaya di pot adalah 6,5 hingga 7,0.
  2. Ketika strawberry ditanan di lahan atau kebun, maka tanah yang dibutuhkan adalah tanah liat yang berpasir. Jika penanaman di dalam pot, maka harus menggunakan media yang poros agar air mudah merembes dan menjaga unsur hara agar tetap tersedia.
  3. Syarat kedalam tanah untuk ditanam dilahan adalah sekitar 50 hingga 100 cm dari permukaan tanah.

Ketinggian Tempat Penanaman

Tempat yang ideal dan pas untuk penanaman buah strawberry adalah sekitar 1000 hingga 1500 mdpl.

Cara Pembudidayaan Tanaman Strawberry

Buah strawberry siap panen

Buah strawberry siap panen

Berikut beberapa cara yang harus dilakukan dalam pembudidayaan tanaman strawberry:

Pembibitan

Tanaman strawberry biasanya diperbanyak dengan biji dan juga bibit vegetatif (anakan dan stolon/akar sulur).

Perbanyakan dengan Biji

  1. Untuk perbanyakan dengan menggunakan biji, kita bisa membeli benih di toko-toko pertanian terdekat atau bisa juga di toko online kepercayaan Anda.
  2. Setelah mendapatkan bibitnya, rendam benih selama kurang lebih 15 menit kemudian keringkan.
  3. Siapka kotak penyemaian dengan media taman seperti campuran pasir, pupuk kandang atau kompos dan juga tanah dengan perbandingan 1 : 1 : 1.
  4. Benih yang sudah dikeringkan tadi disemai rata di media tanam yang telah kita buat dan ditutup menggunakan tanam tipis. Kemudian kotak semai tadi ditutup dengan plastik atau kaca bening dan disimpan di suhu 18 hingga 20 derajt C.
  5. Untuk penyiraman tanaman semai, dilakukan setiap hari dan setelah memiliki 2 helai daun maka bibit siap dipindah ke bedengan dengan jarak tanam antara 2-3 cm.
  6. Media yang diunakan di bedeng sapi sama dengan media yang digunakan saat persemaian. Bedengan yang sudah jadi, dinaungi oleh plastik bening.
  7. Selama di dalam bedengan, bibit terus diberikan pupuk daun hingga berukuran 10 cm dan tumbuh merumpun. Setelah itu baru tanaman strawberry siap dipindah ke kebun.

Perbanyakan degan Vegetatif

Bibit yang digunakan dalam perbanyakan dengan sistem vegetatif adalah menggunakan tanaman yang berumur 1 sampai 2 tahun dengan kondisi sehat dan produktif. Cara penyiapannya adalah sebagai berikut:

  1. Ketika menggunakan bibit anakan, maka kita harus membongkar tanaman yang sudah rumpun. Kemudian bibit indukan tersebut dibagi menjadi beberapa bagian dan setiap bagian mengandung setidaknya 1 bibit anakan. Setiap anakannya ditanam di polybag berukuran 18×15 cm dengan media campuran tanah, pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 1 : 1 : 1 dan simpan bedeng semai dengan plastik penutup.
  2. Untuk penggunaan bibit stolon, maka pilih tanaman strawberry yang tumbuhnya rumpun dan memiliki dua akar sulur. Potong kedua akar tersebut dan masukan kedalam polybag dengan ukuran 18×15 cm yang berisi pasir, tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1 : 1. Setelah tingginya mencapai 10 cm dan daunnya rimbun, maka bibit siap dipindahka ke lahan atau kebun.

Penanaman Di Polybag

  1. Untuk pembibitan di dalam polybag, pilih benih anakan atau stolon dengan cara yang sama seperti diatas, namun media yang digunakannya berupa campuran gabah padi dan pupuk kandang dengan perbandingan 2 : 1.
  2. Setelah bibit semai tumbuh daun sekitar 2 helai atau lebih, maka bibit tersebut siap dipindah ke polybag dengan ukuran 30 x 20 cm bermedia tanam yang sama.
  3. Setelah dipindahkan ke polybag besar, maka tunggu dan rawat sampai tumbuhan strawberry berbuah dan siap panen.

Pengolahan Media Tanam

Budidaya Kebun Tanpa Musla Plastik

  1. Di awal musim hujan, lahan diolah degan baik sedalam 30-40 cm.
  2. Lahan yang telah diolah dibiarkan selama selama 15-30 hari.
  3. Buat bedengan: lebar 80 x 100 cm, tinggi 30-40 cm, panjang disesuaikan degan lahan, jarak antar bedengan 40 x 60 cm atau guludan: lebar 40 x 60 cm, tinggi 30-40 cm, panjang disesuaikan dgn lahan, jarak antar guludan 40 x 60 cm.
  4. Taburkan 20-30 ton/ha pupuk kandang/kompos secara merata di permukaan bedengan/ guludan.
  5. Biarkan bedengan/guludan selama 15 hari. Buat lubang tanam degan jarak 40 x 30 cm, 50 x 50 cm atau 50 x 40 cm.

Budidaya di Kebun dgn Mulsa Plastik.

  1. Di awal musim hujan, lahan diolah degan baik sedalam 30-40 cm.
  2. Lahan yang telah diolah dibiarkan selama selama 15-30 hari.
  3. Buatlah bedengan: lebar 80 x 120 cm, tinggi 30-40 cm, panjang disesuaikan dgn lahan, jarak antar bedengan 60 cm atau guludan: lebar bawah 60 cm, lebar atas 40 cm, tinggi 30-40 cm, panjang disesuaikan dgn lahan, jarak antar bedengan 60 cm.
  4. Keringanginkan 15 hari.
  5. Taburkan & campurkan dgn tanah bedengan/guludan 200 kg urea, 250 kg SP-36 & 100 kg/ha KCl.
    Siram hingga lembab.
  6. Pasang mulsa plastik hitam atau hitam perak menutupi bedengan/guludan & kuatkan ujung-ujungnya dgn bantuan bambu berbentuk U.
  7. Buat lubang di atas plastik seukuran alas kaleng bekas susu kental manis. Jarak antar lubang dalam barisan 30, 40 atau 50 cm, sehingga jarak tanam menjadi 40 x 30, 50 x 50 atau 50 x 40 cm.
  8. Buat lubang tanam di atas lubang mulsa tadi.
    Pengapuran : Bila tanah masam, 2-4 ton/ha kapur kalsit/dolomit ditebarkan di atas bedengan/guludan lalu dicampur merata. Pengapuran dilakukan segera setelah bedengan/guludan selesai dibuat.

Teknik Penanaman

bibit buah strawberry merah

bibit buah strawberry merah

Beberapa taknik atau cara penanaman yang harus diperhatikan oleh pembudidaya atau petani buah;

  1. Siram polybag berisi bibit & keluarkan bibit bersama media tanamnya degan hati-hati.
  2. Tanam satu bibit di lubang tanam & padatkan tanah di sekitar pangkal batang.
  3. Untuk tanaman tanpa mulsa, beri pupuk dasar sebanyak 1/3 dari dosis pupuk anjuran (dosis anjuran 200 kg/ha Urea, 250 kg SP-36 & 150 kg/ha KCl). Pupuk diberikan di dalam lubang sejauh 15 cm di kiri-kanan tanaman.
  4. Sirami tanah di sekitar pangkal batang sampai lembab.

Pemeliharaan Tanaman Strawberry

Hal-hal yang harus dilakukan saat proses pemeliharaan pohon strawberry:

Pemupukan

Pemupukan tanaman strawberry diberikan ketika tanaman sudah berumur 2 bulan. Pupuk yang biasa digunakan adalah pupuk NPK yang ditabur di sekitaran pekaran yang ditanami strawberry.

Penyiraman

Proses penyiraman dilakukan ketika pagi dan sore hari. Tidak dianjurkan disiram pada malam hari karena sinar terik matahari membuat suhu tanaman strawberry tidak stabil. Lihat juga tingkat kelembaban polybag, apanila dirasa kering maka harus segera disiram.

Penyiangan

Membersihkan tanaman pengganggu atau penyiangan harus dilakukan, baik di lahan maupun di polybag. Pastikan yang ada hanya tanaman strawberry, jangan sampai ada gulma, rumput, atau daun-daun kering karena bisa mengganggu pertumbuhan tanaman strawberry.

OPT

Untuk pencegahan hama dan penyakit, kita harus menjaga jarak tanam yang cukup luas. Apabila ditanama dengan jarang yang dekat, maka tingkat kelembaban akan meningkat dan memungkinkan untuk mudah terserang hama dan penyakit.

Hama yang biasa menyerang tanaman strawberry adalah hama ulat yang bisa kita atasi dengan menggunakan pestisida.

Pengaturan Buah

Banyak sekali tanaman strawberry yang berbuah besar dan berbeda dengan ukuran buah strawberry yang ada pada umumnya. Kita bisa mencoba membuatnya dengan menyisakan 3 bunga setiap pohonnya. Apabila dalam satu pohon terdapat banyak bunga, maka potong bungan tersebut agar biasa tumbuh buah yang besar dan tidak berdesakan.

Masa Panen Buah Strawberry

Untuk tanaman strawberry yang berasal dari stolon dan anakan akan mulai berbunga diumur 2 bulan setelah penanaman, Bunga pertama yang tumbuh sebaiknya dibuang terlebih dahulu. Setalah bibit strawberry berumur 4 bulan, biarkan bunganya tumbuh hingga berbuah. Periode untuk pembungaan dan pembuahan bisa berlangsung selama 2 tahun tanpa henti.

Ciri-Ciri Masa Panen

  1. Pada masa panen, buah akan terasa lebih kenyal dan lebih empuk
  2. Kulit buah dominan berwarna merah, hijau kemerahan, hingga kuning kemerahan
  3. Buah siap panen pada umur 2 minggu saat pembungaan atau 10 hari setelah terbentuknya buah.

Cara Panen

Pemanenan buah strawberry biasa dilakukan dengan cara menggunting buah beserta kelopaknya. Pemanenan ini bisa dilakukan dua kali dalam seminggu.

Pasca Panen

Seletah buah dipanen, letakkan buah strawberry kedalam wadah dengan hati-hati agar tidak rusak dan memar. SImpan ditempat yang teduh dan langsung bawa ke tempat panampungan hasil panen. Hamparkan buah tersebut di lantai dengan plastik sebagai alasnya. Cuci buah dengan air mengalir dan tiriskan di rak pemyimpanan.

 

Demikian artikel tentang tanaman strawberry ini, mulai dari budidaya hingga pemanenannya. Semoga artikel ini bisa menjadi inspirasi dan contoh yang baik.

Sekian dan terima kasih.

Leave a reply "Tips Budidaya Tanaman Strawberry Berbuah Lebat"

Author: 
author